Show simple item record

dc.contributor.authorKristiningrum, Nia
dc.contributor.authorHernawati, Sri
dc.contributor.authorAulia, Rizki Putri
dc.contributor.authorWardani, Pramudia
dc.date.accessioned2018-11-03T04:15:00Z
dc.date.available2018-11-03T04:15:00Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.issn2527–533X
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10453
dc.description.abstractRadikal bebas berperan sebagai pemicu pada berbagai penyakit degeneraif diantaranya adalah diabetes melitus dan hipertensi. Secara umum ada mekanisme perlindungan dalam sel dan jaringan tubuh terhadap radikal bebas namun pertahanan dari dalam tubuh seringkali masih kurang sehingga dapat menyebabkan stres oksidatif pada sel. Resiko dari penyakit ini dapat dikurangi dengan mensuplai senyawa antioksidan alami yang berasal dari tanaman. Diantara tanaman yang memiliki potensi sebagai antioksidan yaitu rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Kelopak bunga rosella mengandung banyak asam organik seperti asam sitrat, asam askorbat, dan pektin serta mengandung polifenol seperti antosianin, asam fenolik, dan flavonoid.Tanaman lain yang diduga memiliki potensi sebagai antioksidan adalah mangga pakel (Mangifera foetida Lour.). Hal ini disebabkan karena kandungan mangiferin pada daun mangga yang merupakan senyawa golongan polifenol. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antioksidan kombinasi antara ekstrak etanol daun mangga pakel dan kelopak bunga rosella dalam berbagai perbandingan dengan tujuan mendapatkan kombinasi yang memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi. Metode yang digunakan pada pengujian aktivitas antioksidan adalah metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picryl hydrazyl). DPPH merupakan senyawa radikal bebas yang stabil. Dalam bentuk radikal DPPH dapat diabsorbansi pada panjang gelombang 515-520 nm tetapi dengan adanya reaksi dengan senyawa antioksidan akan mengalami penurunan absorbansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai IC 50 untuk ekstrak etanol daun mangga pakel sebesar 7,634±0,142 µg/ml, ekstrak etanol kelopak bunga rosella 83,154±0,286 µg/ml, dan nilai IC 50 kombinasi ekstrak etanol daun mangga pakel dengan ekstrak etanol kelopak bunga rosella pada perbandingan 2:1 adalah 27,005±0,218 µg/ml, perbandingan 1:1 adalah 43,277±0,504 µg/ml dan perbandingan 1:2 adalah 58,171±0,875 µg/ml. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak yang memiliki aktivitas antioksidan terbesar adalah ekstrak etanol daun mangga pakel, sedangkan kombinasi ekstrak yang memiliki aktivitas antioksidan terbesar adalah kombinasi ekstrak etanol daun mangga pakel dan ekstrak etanol kelopak bunga rosella dengan perbandingan 1:1.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek Ke-3id_ID
dc.titleStudi Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ektrak Etanol Daun ManggaBachang (Mangifera foetida Lour.) dan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscu sabdariffa L.)id_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record