Show simple item record

dc.contributor.authorAndreawan, Rendi
dc.date.accessioned2013-07-05T08:30:19Z
dc.date.available2013-07-05T08:30:19Z
dc.date.issued2012-04-09
dc.identifier.citationAbu Syafik. 2006. Pengaruh model pembelajaran kooperatif Jigsaw terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan geometri ditinjau dari motivasi belajar siswa. Program Pasca Sarjana Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret. Adesoji, F. A. dan Ibraheem, T. L. 2009. “Effects of Student Teams-Achievement Divisions Strategy and Mathematics Knowlegde on Learning Outcomes in Chemical Kinetics”. The Journal Of International Social ResearchVolume 2/6. Agus Suprijono. 2009. Teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Attle, S. dan Baker, B. 2007. “Cooperative Learning in a Competitive Environment:Classroom Applications”. journal of Teaching and Learning in Higher EducationVolume 19, Number 1, 77-83. Balfakih, N. M. “2003The Effectiveness of Student Team-Achievement Division (STAD) for Teaching High School Chemistry in the United Arab Emirates”. J. SCI. EDUC, VOL. 25, NO. 5, 605–624. BSNP. 2010. Laporan Hasil Ujian Nasional Tahun 2009/2010. Jakarta: Pusat Penelitian Pendidikan dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional. Budiyono. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surakarta: UNS Press. 2009. Statistik Untuk Penelitian. Surakarta: UNS Press. 2011. Penilaian Hasil Belajar. Bahan ajar kuliah Evaluasi Pembelajaran Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana UNS. Cheong, C. 2010. “From Group-based Learning to Cooperative Learning: A Metacognitive Approach to Project-based Group Supervision”. journal of an Emerging TransdisciplineVolume 13. Depdikbud. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Dimyati & Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Dwi Titik Irdiyanti. 2010. Eksperimentasi pembelajaran dengan model STAD dimodifikasi dengan konstektual pada materi lingkaran ditinjau dari tingkat intelegensi siswa. Program Pasca Sarjana Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret. Glasson, G. E. dan Lalik, R. V. 1993, Reinterpreting the learning Cycle from a social constructivist perspective: A qualitative study of teachers' belief and practices. Journal of Research in Science Teaching, vol. 30. No.2. pp. 187-207. Haris Mudjiman. 2011. Belajar Mandiri Pembekalan dan Penerapan. Surakarta: UNS Press. Harmono. 2009. Eksperimentasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan STAD yang dimodifikasi pada materi logika matematika terhadap hasil prestasi belajar matematika ditinjau dari kreatifitas belajar siswa. Program Pasca Sarjana Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret. Http://www.lehigh.edu/projectreach/research/peer_tutoring.htm, Summary of Academic PeerTutoring Research. Holstein H. 1984. Murid Belajar Mandiri. Bandung: CV Remadja Karya. Isjoni. 2010. Cooperative Learning. Bandung: Alfa Beta. Johnson, E.B. 2006. Contextual Teaching & Learning. Bandung: MLC. Kaufeldt, Martha. 2008. Wahai Guru Ubahlah Cara Mengajarmu!.Jakarta:PT. Indeks. Majoka, M. I., Dad M. H. dan Mahmood T. 2010. “Student Team Achievement Division (STAD) as an Active Learning Strategy: Empirical Evidence from Mathematics Classroom”. Journal of Education and Sociology, ISSN: 2078-032X. Mohamad Surya. 2003. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Jakarta: CV Mahaputra Adi Jaya. Mohammad Nur dan Muchlas Samani. 1996. Teori Pelajaran IPA dan Hakekat Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Mulyono Abdurrahman. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Nana Sudjana. 2009. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo. 2009. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo. Paul Suparno. 2005. Filsafat Kontruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius. Poerwadarminta, W.S. 1997. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Purwoto. 2000. Strategi Belajar Mengajar. Surakarta: UNS Press. R. Soedjadi, 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Sardiman A.M. 2005. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta PT. Raja Grafindo Persada. Satya Sri Handayani. 2010. Eksperimentasi pembelajaran matematika dengan menggunakan model struktural Think-Pair-Share pada materi pokok bentuk akar dan pangkat ditinjau dari gaya belajar matematika siswa. Program Pasca Sarjana Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret. Slamato. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Asdi Mahasatya Slavin, R. 2010. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media. Sri Hartati. 2009. Penggunaan metafora dalam pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa SMA Negeri Surakarta. Program Pasca Sarjana Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta. Suharsimi Arikunto. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka cipta. Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Surabaya: Masmedia Buana Pustaka. Syaiful Sagala. 2003. Konsep Belajar dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif berorientasi konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Prestasi Pustaka.en_US
dc.identifier.isbn978-979-636-140-3
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/3266
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan kemandirian serta interaksinya terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan menggunakan analisis variansi dua jalan dengan desain 3x3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Se-Kabupaten Kudus. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah nilai kemampuan awal matematika, angket kemandirian, dan tes prestasi belajar matematika. Uji prasyarat diantaranya uji normalitas populasi menggunakan metode Lilliefors dan uji homogenitas variansi populasi menggunakan metode Bartlett dengan .05,0=α Uji keseimbangan menggunakan anava satu jalan sehingga kedua kelas ekperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama. Pada penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan pembelajaran yang maksimal yang dapat dilihat dari: 1. Siswa yang diberi pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD modifikasi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran menggunakan model pembelajaran TPS atau pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, sedangkan model pembelajaran TPS lebih baik daripada pembelajaran konvensional. 2. Siswa yang mempunyai kemandirian tinggi atau sedang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemandirian rendah, sedangkan siswa yang mempunyai kemandirian tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki kemandirian sedang. 3. Pada masing-masing tingkatan kemandirian: prestasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD modifikasi lebih baik dibandingkan dengan siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS maupun konvensional hanya pada siswa yang memiliki tingkat kemandirian tinggi dan sedang. Pada siswa dengan tingkat kemandirian rendah tidak ada perbedaan prestasi belajar matematika baik pembelajaran menggunakan model pembelajaran STAD modifikasi, TPS maupun konvensional. Pada masing-masing model pembelajaran: prestasi belajar siswa dengan kemandirian tinggi atau sedang lebih baik prestasi belajar matematika siswa dibandingkan dengan siswa dengan kemandirian rendah. Dan prestasi belajar matematika siswa dengan kemandirian tinggi lebih baik dari pada tingkat kemandirian sedang.en_US
dc.publisherMuhammadiyah University Pressen_US
dc.subjectSTAD modifikasien_US
dc.subjectTPSen_US
dc.subjectKonvensionalen_US
dc.subjectKemandirianen_US
dc.titleEksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Devisions (Stad) Modifikasi, Think Pair And Share (TPS) dan Konvensional Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Kemandirian Pada Siswa SMP Se-Kabupaten Kudusen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record