Show simple item record

dc.contributor.authorUtami, Rini Esti
dc.date.accessioned2013-07-30T08:18:45Z
dc.date.available2013-07-30T08:18:45Z
dc.date.issued2013-06-01
dc.identifier.citationAriani, Farida, dkk. 2009. Pembelajaran Mendengarkan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Burhan.Y. (1971). Problema Bahasa dan Pengajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Ganeca Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Kegiatan Belajar Mengajar. Jakarta: Puskur. http://riswantohidayat.wordpress.com/komunikasi/komuni kasi-verbal/mendengarkan-efektif/ Mendengarkan Efektif. Diunduh 21 April 2013 pukul 10.00 Goleman, D. (2001). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kemendikbud.go.id. Pengembangan kurikulum 2013. Diakses 24 April 2013 pukul 09.00. Su’udi, Astini. 1990. Ingatan dan Bahasa. Semarang: IKIP Semarang Press. Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menyimak sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.en_US
dc.identifier.isbn978-979-1032-64-3
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/3332
dc.description.abstractPemberlakuan Kurikulum 2013 harus disikapi dengan positif. Untuk itu perlu persiapan dari seluruh komponen pendidikan terutama Guru Bahasa Indonesia. Salah satu upaya menghadapi kurikulum berbasis teks ini ini adalah menggunakan ketrampilan menyimak sebagai strategi pembelajaran Bahasa Indonesia. Menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang seharusnya dikuasai oleh semua orang. Keterampilan berbahasa yang mendapatkan porsi kecil dalam pembelajaran bahasa Indonesia ini perlu untuk diasah atau dipelajari agar siswa lebih cepat menangkap informasi yang disampaikan oleh lawan tutur atau media informasi lainnya. Ingatan memiliki peran yang penting dalam menyimak, karena dengan ingatan yang baik penyimak dapat menangkap informasi serta ide atau gagasan sebuah pembicaraan. Dengan mengikuti tahapan atau proses menyimak yang baik diharapkan kegiatan menyimak pada siswa dapat mengajak mereka berpikir selektif, bertujuan tetap, kritis, dan kreatif. Materi atau teks dalam menyimak pada pelajaran Bahasa Indonesia hendaklah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, teks merupakan teks yang menarik dan mengandung kebaruan informasi, dan teks dibuat sepertien_US
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartaen_US
dc.subjectKurikulum 2013en_US
dc.subjectBerbasis teksen_US
dc.titleBahasa Sebagai Sarana Belajar Dan Berpikiren_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record