Show simple item record

dc.contributor.authorSami'an, S.
dc.contributor.authorPremana, Analya
dc.date.accessioned2017-07-17T05:56:48Z
dc.date.available2017-07-17T05:56:48Z
dc.date.issued2017-05-24
dc.identifier.citationDeporter, Bobbi dan Mike Hernacki. 2007. Quantum Learning. Terjemahan Alawiyah Abdurrahman. Bandung: Kaifa Djamarah, Syaiful Bahri. 2000. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif.Jakarta : Rineka Cipta. Hamalik, Oemar. 1973. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algesindo. Mahud, Dimyati. 1982. Psikologi Pendidikan: Suatu Pendekatan Jilid II. Yogyakarta: Rake Press Prayitno. 1995. Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok. Jakarta: Ghalia Indonesia RI. 2003. Undang-Undang RI No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : CV. Eka Jaya. Sardiman. 2001. Interaksi dan Motivasi dalam Belajar Mengajar. Jakarta : Raja Grasindo Persada. Suhaenah Separno, A. 2001. Membangun Kompetensi belajar. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Nasional. Sutopo, Anan dkk.2011. Buku Panduan PPL. Surakarta.: Laboratorium FKIP UMS Winkel, WS. 2007. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindoin_ID
dc.identifier.issn2503‐4855
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8880
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi program pengalaman lapangan PPL. Hasil penelitian menunjukkan 1) Peran guru pamong berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi program pengalamn lapangan. Berdasarkan uji t diperoleh thitung > ttabel, yaitu 3,320 > 2,000 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. 2) Minat mahasiswa menjadi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi program pengalaman lapangan. Berdasarkan uji t diperoleh thitung > ttabel, yaitu 3,693>2,000 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. 3) Peran guru pamong dan minat mahasiswa menjadi guru secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi program pengalaman lapangan. Berdasarkan uji F diperoleh Fhitung > Ftabel, yaitu 13,170 > 3, 15 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. Berarti Peran guru pamong dan minat mahasiswa menjadi guru saling mendukung dalam menentukan prestasi program pengalaman lapangan. 4) Variabel peran guru pamong memberikan sumbangan efektif sebesar 23,60%. Variabel minat mahasiswa menjadi guru memberikan sumbangan efektif sebesar 32,30%. Jadi jumlah sumbangan efekif sebesar 55,90% sedangkan sedangkan sisanya 44,10% dipengaruhi variabel lain.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectPeran Guru Pamongin_ID
dc.subjectMinatin_ID
dc.subjectPrestasi Program Pengalaman Lapangan (PPL)in_ID
dc.titleHubungan Antara Peran Guru Pamong dan Minat Mahasiswa Menjadi Guru dengan Prestasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) Progdi Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014in_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record